Jumat, 31 Maret 2017

14 Ilustrasi yang Menyindir Pengguna Sosial Media

Era Internet of Things yang tengah kita jalani sekarang membuat kita akrab dengan yang namanya sosial media. Pernahkah kamu berpikir, apa jadinya dunia sekarang ini tanpa kehadiran sosial media?

Diakui atau tidak, sekarang ini kamu pasti membutuhkan sosial media. Entah itu hanya untuk sekadar upload foto, atau bahkan memantau orang yang kamu sukai. Tapi, apakah kamu benar-benar sadar dengan apa yang kamu lakukan di sosial media?
Dirangkum dari Bright Side, Jaka berikan beberapa ilustrasi yang menggambarkan bagaimana kamu bertindak di sosial media. Jaka yakin beberapa di antaranya akan menyindir kamu.

1. Saat ketinggalan smartphone, kamu seperti merasa telanjang dan malu. Lebih malu daripada posting foto telanjang di sosial media.

ilustrasi-sindiran-pengguna-sosial-media (9)

2. Ketika ada yang datang menghampiri, kamu langsung sok sibuk membuka dokumen yang nggak penting.

ilustrasi-sindiran-pengguna-sosial-media (2)

3. Ngaku deh, kamu pasti sering kan buka notifikasi Facebook di smartphone, padahal lagi buka Facebook di PC?

ilustrasi-sindiran-pengguna-sosial-media (10)

4. Dan tak kalah sering membatalkan niat mematikan komputer gara-gara ada chat yang masuk.

ilustrasi-sindiran-pengguna-sosial-media (7)

5. Mudah merasa jadi super star.

ilustrasi-sindiran-pengguna-sosial-media (11)

6. Saking sukanya sama seseorang, sampe stalking foto yang diupload sudah lama. Bahaya loh kalo ketahuan!

ilustrasi-sindiran-pengguna-sosial-media (12)

7. Ketika postingan kamu diberi love oleh orang yang kamu suka, pernah kan kamu ngerasa kalo dia juga suka sama kamu?

ilustrasi-sindiran-pengguna-sosial-media (13)

8. Perasaan kamu saat memberikan tanda love di Instagram orang yang kamu suka. Deg-degannya sama kaya pas ketemu tatap muka.

ilustrasi-sindiran-pengguna-sosial-media (8)

9. Siapa nih yang foto liburan di Facebook-nya begini?

ilustrasi-sindiran-pengguna-sosial-media (6)

10. Realita di balik foto Instagram yang menakjubkan.

ilustrasi-sindiran-pengguna-sosial-media (1)

11. Hanya karena tidak ada orang yang menyukai postingan kamu, lalu kamu menghapusnya.

ilustrasi-sindiran-pengguna-sosial-media (4)

12. Saat anak kecil mulai coret-coret di tembok. Mungkin ini pertanda dia akan hobi coret-coret di wall Facebook.

ilustrasi-sindiran-pengguna-sosial-media (14)

13. Bukannya menyapa dengan sapaan untuk menanyakan kabar, rata-rata pengguna aplikasi chatting dan sosial media selalu lupa etika ngobrol.

ilustrasi-sindiran-pengguna-sosial-media (3)

14. Gara-gara sosial media, istirahat jadi kurang.

ilustrasi-sindiran-pengguna-sosial-media (5)
Bagaimana, ilustrasi-ilustrasi di atas cukup menyindir kamu yang menggunakan sosial media kan? Semoga gambar-gambar di atas bisa menyadarkan kita tentang bagaimana cara bersikap di sosial media selama ini.

16 Ilustrasi Menyedihkan yang Menyindir Kehidupan Modern Masa Kini

Kehidupan modern yang kita jalani saat ini sebenarnya memang sudah nyaman. Teknologi dan fasilitas yang dihadirkan terus mengalami perkembangan yang pesat dengan sistem kekuasaan yang terus berkembang. Akan tetapi, apakah kamu sudah yakin bahwa semua itu nyata? Ataukah hanya semu belaka?

Seorang ilustrator bertalenta asal Britania Raya yaitu John Holcroft membuat serangkaian ilustrasi yang menyindir kehidupan kita yang modern ini. Ia menyalurkan pemikirannya mengenai ketergantungan kehidupan manusia terhadap teknologi dan gadget, berikut gaya hidup tidak sehat yang sudah mendarah daging sehari-hari. Ini dia 16 Ilustrasi Menyedihkan yang Menyindir Kehidupan Modern Masa Kini karya John Holcroft.

1. Facebook sebagai makanan pokok ego kamu

satirical-retro-illustraions-1

2. Tempat makan? Cari aja di ujung jari

satirical-retro-illustraions-2

3. Beer bikin buncit

satirical-retro-illustraions-3

4. Paket lengkap pekerja kantor

satirical-retro-illustraions-4

5. Gamer yang sulit sekali untuk beranjak dari tempat duduknya

satirical-retro-illustraions-5

6. Cinta yang menjebak

satirical-retro-illustraions-6

7. Perut kamu jadi sarang makanan cepat saji

satirical-retro-illustraions-7

8. Kantor menjadi magnet yang menarik dan mengungkung banyak orang

satirical-retro-illustraions-8

9. Otaknya kabur?

satirical-retro-illustraions-9

10. Ada banyak ancaman tidak terlihat yang selalu mengancam kita sehari-hari

satirical-retro-illustraions-10

11. Bank sebagai candu pengusaha

satirical-retro-illustraions-11

12. Kehidupan/keseharian di dalam kubah

satirical-retro-illustraions-12

13. Fluktuasi ekonomi yang tidak menentu

satirical-retro-illustraions-13

14. Pekerja yang bisa dimanfaatkan kapan saja

satirical-retro-illustraions-14

15. Paket lengkap untuk senang

satirical-retro-illustraions-15

16. Dunia kecil di dalam rumah

satirical-retro-illustraions-16
Bagaimana? Sudah tersindir belum? Gambar-gambar yang berkesan jadul namun cantik tersebut semoga bisa jadi bahan introspeksi kita semua ya.

Strategi Copywriting yang bisa meningkatkan penjualan

Copywriting, Satu kata yang saya yakin sekali sudah tidak asing terdengar di telinga Anda. Banyak yang menanyakan kepada saya bagaimana menulis copywriting yang baik. Copywriting dapat mencakup keseluruhan bagian marketing baik dari sisi online maupun offline. Semua elemen marketing pasti membutuhkan KATA-KATA yang dapat menarik perhatian dan tentunya MENJUAL.Simak bagaimana strategi copywriting bisa membantu penjualan Anda.


Strategi Copywriting yang bisa meningkatkan penjualan

tu kata yang saya yakin sekali sudah tidak asing terdengar di telinga Anda. Banyak yang menanyakan kepada saya bagaimana menulis copywriting yang baik. Copywriting dapat mencakup keseluruhan bagian marketing baik dari sisi online maupun offline. Semua elemen marketing pasti membutuhkan KATA-KATA yang dapat menarik perhatian dan tentunya MENJUAL.


STRATEGI #1 RISET PERSONA AUDIENS

Sebelum Anda dapat melakukan engagement dengan efektif, Anda harus mengetahui terlebih dahulu persona dari masing-masing audiens.
Hal ini bertujuan agar Anda dapat mengatahui apa yang audiens butuhkan dan apa yang harus Anda lakukan sebagai pebisnis, sehingga pesan yang akan Anda sampaikan menjadi relevan

Setelah itu, Anda dapat melanjutkannya dengan memberikan demografi atau latar belakang mereka seperti umur, tempat tinggal, hobi, pekerjaan bahkan goals yang bisa Anda dapatkan dari orang-orang tersebut dan bagaimana Anda dapat memenuhi goals tersebut.

Sebelum Anda dapat melakukan engagement dengan efektif, Anda harus mengetahui terlebih dahulu persona dari masing-masing audiens.
Hal ini bertujuan agar Anda dapat mengatahui apa yang audiens butuhkan dan apa yang harus Anda lakukan sebagai pebisnis, sehingga pesan yang akan Anda sampaikan menjadi relevan.

Anda bisa menggunakan media apapun seperti menyebarkan survey, menggunakan keyword, search analytics dan mengikuti forum untuk mendapatkan data-data tersebut.
Jika Anda ingin mendapatkan data yang lebih akurat, kirimkan survey, questionnaire atau pertanyaan langsung melalui email auto responder yang Anda miliki (saat ini saya menggunakan Infusion Soft).

Setelah Anda menerima feedback dari target audiens, review dan evaluasi kembali data tersebut sampai menjadi data yang valid, lalu masukkan ke dalam startegi marketing dan lihat bagaimana proses ini dapat mempermudah Anda mendapatkan engagement yang terus menerus.

STRATEGI #2 MANFAATKAN GROWTH HACKING

Growth Hacking adalah teknik marketing untuk menjual produk dan mendapatkan publikasi melalui email marketing, landing page, blog dan media marketing lainnya.

Saat mempengaruhi customer, Anda harus ingat tujuan growth hacking: feedback (timbal balik).
Dalam teknik ini Anda ditantang untuk mempengaruhi customer tanpa terlihat ingin mendapatkan apapun dari mereka. 

Anda harus memberikan “sesuatu” tanpa berharap kembali, karena hal tersebut akan menimbulkan perasaan “berhutang” pada customer sehingga membuat mereka lebih mudah menerima tawaran dari Anda.

STRATEGI #3 BUAT HEADLINE YANG “WOW

Mungkin saja Anda mendapatkan 8 dari 10 orang yang membaca headline pada email atau landing page, namun hanya akan ada 2 orang yang bersedia membaca lebih lanjut isi konten Anda apabila headline yang Anda buat tidak bisa menarik perhatian.

Dengan memasukkan angka pada headline Anda, audiens akan memiliki gambaran tentang berapa persen informasi yang akan mereka dapatkan dan tentu saja akan membuat audiens lebih banyak mengklik tombol share.

Studi dari Conductor menunjukkan  headline yang memiliki angka cenderung mendapatkan lebih banyak audiens yang akan menaikkan engagement Anda kepada mereka. 

Memilih keyword yang tepat tidak hanya bertujuan untuk mendapatkan banyak pengunjung atau konversi open rate email yang tinggi.

Melainkan agar kita mendapatkan pengunjung yang tepat sasaran dan isi dari konten juga menjadi relevan dengan apa yang mereka inginkan. 

STRATEGI #4 GUNAKAN FORMULA “A I D A”

Peluang ide-ide kreatif harus terus digali untuk meningkatkan kualitas konten. Banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan suatu konten hingga bisa mendapatkan banyak audiens, 

Menurut LinkedIn Technology Marketing Community, ada tiga faktor besar yang membuat konten bisa dikatakan efektif, yaitu: relevansi antara konten ke audiens (58%); apakah konten tersebut menarik untuk dibaca (57%); dan apakah konten tersebut mendatangkan respon atau tindakan tertentu (54%).

A – Attract Attention (Menarik Perhatian Audiens)

Dalam teknik copywriting, banyak artikel-artikel yang memberikan jurus-jurus jitu untuk menghasilkan headline yang powerful, karena 73% audiens membuat keputusan untuk membeli produk yang kita tawarkan disebabkan oleh headline yang menarik.

Apabila headline Anda sudah catchy dan menarik, kemungkinan besar Anda mendapatkan user sangatlah tinggi.

I – Trigger Interest (Memicu Minat Audiens)

Di dalam headline Anda, Anda sudah membuat “janji” bahwa Anda akan memenuhi semua informasi yang pembaca cari sebelum mereka selesai membaca konten.

Di sini lah paragraf pertama sangat berpengaruh. Jika konten Anda sudah “klik” di mata audiens pada paragraf pertama saja, besar kemungkinan mereka akan membaca paragraf selanjutnya.

D – Create a strong Desire (MembangunKeinginan Audiens yang Kuat)

Strategi terbaik untuk membangun keinginan yang kuat dalam konten dan produk Anda bukan dengan menjelaskan fitur produk, namun MANFAAT yang akan audiens dapatkan apabila membeli produk Anda.

Neil Patel banyak menggunakan poin-poin dalam postingan nya di Quicksprout karena lebih mudah diterima, membangun interest dan dapat dibaca dengan cepat oleh audiens.

A – Call to Action (Mengajak Audiens Mengambil Tindakan)

Call to action merupakan apa yang Anda ingin audiens lakukan terhadap konten yang Anda buat, bisa berupa membeli produk, mendaftar, membuat akun, mendownload, mengirim email, atau menelepon.

CTA biasanya berupa tombol, nomor telepon, alamat email yang disertai harga. 
Bahkan Anda juga bisa menggunakan kalimat persuasif yang mengajak audiens untuk klik backlink pada konten yang Anda buat.


Setelah Anda mengetahui penjelasan masing-masing dari formula AIDA, Anda dapat menggabungkannya dalam satu konten secara berurutan. Mulai dari Attention, Interest, Desire, dan Action.


STRATEGI #5 GUNAKAN JASA COPYWRITER PROFESSIONAL


Sudah bersusah payah membuat konten namun audiens Anda tidak ada yang merespon?
Bisa jadi hal ini dikarenakan informasi yang Anda sampaikan tidak persuasif atau tidak relevan untuk mereka.

Kebanyakan dari marketer dan pemilik bisnis mengetahui informasi penting yang dapat mereka sampaikan, namun untuk meramu kata-katanya memang bukan hal mudah.

Jika segala usaha yang telah Anda lakukan tidak kunjung berubah menjadi penjulan, mungkin Anda bisa menggunakan bantuan copywriter professional untuk membantu Anda mendapatkan konversi yang tinggi

Alasannya adalah karena Copywriter mengetahui cara menulis konten yang menarik dengan tata bahasa yang baik. Copywriter dapat membantu Anda sebagai pemilik bisnis jika Anda tidak memiliki waktu untuk menulis blog, membuat artikel atau menyebarkanpress releases. Copywriter sangat obyektif, merekadapat menumbuhkan emosi audiens ke produk Anda dan menjelaskan manfaatnya dengan persuasif.